TVRINews, Banjar
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus diperkuat setidaknya dalam 50 hari ke depan.
Hal itu menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut Kalsel masih mengalami El Nino hingga dasarian pertama November 2026.
Raja menyampaikan hal itu dalam rapat koordinasi bersama Kepala BNPB dan jajaran pemerintah daerah di Posko Karhutla, halaman RS Sambang Lihum, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu, 23 September 2026.
Menurut Raja, seluruh pemangku kepentingan penanganan karhutla di Kalsel telah bekerja keras menekan titik api melalui kolaborasi lintas instansi. Kondisi tersebut dinilai perlu dipertahankan hingga musim hujan mulai tiba.
"Dari data yang kita miliki, meskipun tantangan karhutla di Kalsel masih besar, namun Kalsel jauh lebih baik ketimbang Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah," ujar Raja.
Ia mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), serta seluruh petugas yang turun langsung melakukan penanganan karhutla.
"Saya mengapresiasi kepada teman-teman TNI/Polri, Forkopimda, semua yang bisa kita lihat dari hari ke hari ke lapangan untuk memastikan karhutla tidak berdampak pada masyarakat," katanya.
Raja juga menekankan pentingnya penguatan sistem data karhutla satu pintu hingga tingkat pusat. Menurut dia, data yang terintegrasi diperlukan untuk memudahkan pengambilan keputusan dalam penanganan di lapangan maupun penyusunan kebijakan selanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H M Syarifuddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menekan jumlah titik api di wilayah tersebut.
Ia berharap soliditas antarpemangku kepentingan terus dipertahankan sehingga karhutla dapat semakin diminimalkan.
"Berkat kerja sama semua pihak, alhamdulillah, bisa kita minimalisir karhutla ini," kata Syarifuddin.
Dalam kunjungan tersebut, Raja juga meninjau lokasi karhutla yang masih terjadi. Ia memberikan semangat kepada petugas darat dan udara yang masih bertugas melakukan penanganan karhutla di Kalsel.










