TVRINews, Banjarmasin
Laga penentuan juara Liga Top Skor Banjarmasin kelompok U-16 berlangsung sengit saat Wasaka Indonesia Academy menghadapi SSB Hasnur Barito Putera pada pekan terakhir kompetisi, Minggu, 17 Mei 2026.
Sejak kick off, kedua tim tampil agresif dan saling menekan. Wasaka dan SSB Hasnur beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui permainan cepat dan terbuka. Dukungan suporter serta keluarga di pinggir lapangan menambah semangat para pemain.
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan peluang tercipta dari kedua tim. Namun, rapatnya lini pertahanan membuat laga berakhir imbang 0-0. Hasil tersebut cukup untuk memastikan Wasaka Indonesia Academy mengunci gelar juara Liga Top Skor Banjarmasin musim ini.
Pelatih Wasaka Indonesia Academy U-16, Andy Abunawas, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih timnya meski masih terdapat beberapa pemain yang belum tampil maksimal.
“Alhamdulillah pertandingan berlangsung menarik. Ada sedikit pengaruh psikologis karena anak-anak sudah merasa juara sehingga motivasinya menurun. Namun saya tetap mengapresiasi permainan mereka yang sudah sesuai harapan, apalagi lawan kami Hasnur yang berada di peringkat kedua,” jelas Andy.
Dua pemain Wasaka Indonesia Academy U-16, Nazriel dan Fathan, menyebut keberhasilan tim tidak lepas dari kerja sama dan strategi pelatih yang berjalan baik di lapangan.
“Menurut saya pertandingan tadi cukup seru dan panas karena mempertaruhkan gengsi. Alhamdulillah kami tetap fokus, dan gol-gol yang tercipta juga berkat kerja sama tim serta taktik dari Coach Abu,” ungkap Nazriel dan Fathan.
Sementara itu, SSB Hasnur Barito Putera juga mendapat apresiasi atas penampilan mereka. Pelatih SSB Hasnur Barito Putera U-16, Delly, menilai para pemain tetap menunjukkan semangat juang tinggi hingga akhir laga meski menghadapi tim pemuncak klasemen.
“Pertandingan berlangsung seru meski berakhir imbang tanpa pemenang. Khusus untuk SBS Hasnur, saya mengapresiasi penampilan anak-anak yang bermain sangat baik dan menunjukkan semangat pantang menyerah, meski menghadapi tim juara,” terang Delly.
Usai memastikan gelar juara, Wasaka Indonesia Academy mulai bersiap menghadapi kompetisi tingkat nasional. Evaluasi dan pembenahan performa dilakukan agar tim lebih siap bersaing membawa nama daerah di level yang lebih tinggi.










