TVRINews, Banjarmasin
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi H. Amro, menilai Kalimantan Selatan memiliki berbagai keunggulan sumber daya alam yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Potensi tersebut meliputi sektor batu bara, perkebunan besar, hingga wisata alam.
Menurut Fauzi, sektor pertambangan dan perkebunan sawit dapat terus dikembangkan melalui hilirisasi agar memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Selain itu, potensi wisata alam juga dinilai dapat dipercantik untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Fauzi juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang berada di atas rata-rata nasional, yakni mencapai 5,6 persen. Ia berharap capaian tersebut mampu menjaga roda perekonomian masyarakat tetap bergerak di tengah tantangan fiskal saat ini.
“Tahu semua bahwa sekarang pemotongan atau peminjaman PAD, khususnya ke TKD. Pemotongan TKD khususnya di DBH dan transfer daerah. Tapi dengan potensi sumber daya alam dan kearifan lokal yang dimiliki, kami yakin Provinsi Kalimantan Selatan bisa menjadi garda terdepan dalam konteks pertumbuhan ekonomi di kawasan Kalimantan,” ujar Fauzi.
Menanggapi kunjungan Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan pusat dan daerah, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap dana transfer ke daerah demi mendukung pembangunan di Kalimantan Selatan.
“Di sini dikurangi artinya dipinjam. Nah, enggak tahu dikembalikan atau tidak. Mudah-mudahan dipinjam pemerintah sebentar lagi dikembalikan. Kalau enggak dikembalikan, sakit kita saat ini. Kalau enggak dikembalikan kita harus lebih efisien lagi,” kata Muhidin.
Melalui kunjungan reses Komisi XI DPR RI tersebut, diharapkan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan dapat semakin diperkuat.










